Optimasi Parameter Suhu Pemanasan Silo Dryer untuk Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi dalam Proses Pengeringan Kernel Sawit
Kata Kunci:
Kelapa sawit, pengeringan kernel, silo dryerAbstrak
Perkebunan kelapa sawit merupakan sektor industri yang sangat penting bagi perekonomian Indonesia, dengan pengolahan kelapa sawit yang efisien menjadi kunci utama dalam menghasilkan produk utama, seperti minyak sawit mentah (CPO), serta produk samping seperti inti sawit (kernel). Salah satu tahapan kritis dalam proses pengolahan kernel adalah pengeringan di stasiun Silo Dryer. Pengaturan suhu pemanasan yang tidak optimal dapat menyebabkan kadar air kernel yang tinggi, menurunnya kualitas produk, serta rendahnya efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu pemanasan pada proses pengeringan kernel sawit dan mengoptimalkan parameter suhu menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM). Dengan pendekatan eksperimen berbasis statistik ini, penelitian ini berhasil mengidentifikasi suhu pemanasan optimal untuk mencapai kadar air yang sesuai, efisiensi energi yang lebih baik, serta produktivitas yang meningkat. Hasil analisis menunjukkan bahwa suhu optimal pengeringan kernel berada pada kisaran 60–65°C, yang menghasilkan kadar air di bawah 8%, efisiensi energi lebih dari 75%, dan produktivitas maksimal 148 kg/jam. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk di Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

.jpg)